

Naturally a woman has to conceive and give birth. During pregnancy, some part of women’s body will change physically due to hormonal effect so that the muscles will be habby. Especially after giving birth, it is more difficult to get the body shape as before, event after trying methods, such as: diet programme, regular exercise, liposuction, etc.
To overcome this problem, our ancestors used natural ingredients to restore their body shape/figure as it was, therefore after giving birth their body would still be slim, firm, and young looking.
GALIAN RAPET capsule is processed by modern technology and free from artificial coloring and preservatives agents, thus it is safe, hygienic, and practical to consume every day.
Indications:
For women who have given birth several times. Helps to make body slim, firm and young looking.
Compositions (in extract form):
| Parameriae Cortex | 20% |
| Granati Fructus Cortex | 15% |
| Coriandri Fructus | 7,5% |
| Colae Semen | 2% |
Direction for use:
Two capsules twice daily
Keep this dosage three times a week.
Packaging:
30 capsules / bottle
10 bottles / box
6 boxes / carton
DepKes RI No. TR : 992398461
Menurut dr. Phaidon Toruan, dalam bukunya Fat-Loss Not Weight-Loss, ada dua keuntungan mengonsumsi teh hijau, yakni sebagai fat burner yang optimal dan kaya akan antioksidan.
Teh hijau akan membantu meningkatkan pembakaran lemak, dalam arti membantu meningkatkan metabolisme trigliserida (misalnya lemak yang tebal di bawah kulit) untuk diubah menjadi asam lemak. “Tapi ingat, lemak di bawah kulit hanya bisa dibakar bila bentuknya sudah diubah menjadi asam lemak. Proses pembakarannya adalah dengan olahraga,” kata Phaidon.
Agar fungsi teh hijau sebagai fat burner lebih optimal, Phaidon menyarankan agar teh hijau diminum sebelum latihan. Kapasitas antioksidan teh hijau sangatlah kuat sehingga bisa memberi efek proteksi terhadap dinding sel otot. Selain itu, lanjut Phaidon, jika diminum sebelum menyantap makanan, teh hijau akan membantu menahan asupan lemak.
Bagi Anda yang ingin praktis kini telah banyak tersedia ekstrak teh hijau yang sudah diolah secara modern dalam bentuk kapsul sehingga bisa dibawa ke mana pun dan mempermudah Anda mempersiapkan diri bila ingin berolahraga dan menggunakan ekstrak teh hijau.
Okinawa merupakan nama sebuah pulau di Jepang. Nama pulau ini begitu terkenal karena memiliki jumlah penduduk berusia lebih dari 100 tahun terbanyak di dunia. Data menunjukkan, dari sekitar 1,27 juta jiwa, terdapat 427 warga Okinawa yang berusia lebih dari 100 tahun! Penduduk Okinawa juga memiliki usia harapan sehat tertinggi di dunia.
Rahasia sehat, panjang umur, dan awet muda mereka terletak pada pola makan dan gaya hidup sehari-hari yang sangat khas. Pola makan mereka hampir sama dengan Anda, bedanya mereka sangat membatasi mengonsumsi lemak dan protein hewani.
Prinsip makan yang mereka anut adalah mengonsumsi karbohidrat, lemak, dan protein yang tepat. Ini prinsip diet mereka:
- Sayur dan buah
Buah dan sayur yang mengandung serat merupakan menu wajib setiap hari. Fungsi serat membantu mencegah penimbunan lemak, membantu meningkatkan fungsi usus-usus besar, dan membantu proses pembentukan otot.
- Merah lebih baik dari putih
Asupan karbohidrat mereka berasal dari beras merah bukan beras putih. Sebab, beras putih sudah mengalami proses pembersihan yang berulang sehingga kandungan vitaminnya berkurang.
- Serba kacang
Jenis kacang yang paling banyak mereka konsumsi adalah kacang kedelai, baik dalam bentuk polong rebus maupun olahan, seperti miso, tahu, dan kembang tahu. Sup miso dengan campuran bayam dan nasi menjadi menu pembuka mereka di pagi hari.
- Ikan laut yang terbaik
Protein dan lemak hewani mereka peroleh dari ikan. Ikan laut memiliki keunggulan mengandung asam lemak omega 3 yang lebih tinggi kadarnya dibandingkan ikan air tawar.
- Banyak minum air putih
Penduduk Okinawa sangat sedikit mengonsumsi alkohol. Mereka terbiasa minum air putih minimal enam gelas sehari. Cairan sangat penting untuk mendukung kelancaran metabolisme dan reaksi kimia dalam tubuh.
- Teh hijau
Teh hijau minuman favorit mereka. Khasiat teh hijau erat kaitannya dengan senyawa katekin dan flavonol, yaitu suatu komponen aktif yang diyakini berperan penting mencegah kanker. Dari 10 gram bubuk teh hijau (setara dengan 10 cangkir teh), akan diperoleh sekitar 1 gram katekin. Prof Itaro Oguni dari Universitas Shizuoka Hamamatsu College menganjurkan minum 10 cangkir teh setiap hari secara teratur untuk mencegah kanker.
- Membatasi minyak
Diet Okinawa juga membatasi mengonsumsi minyak nabati dan hewani. Jenis asam lemak yang dominan dikonsumsi adalah asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat diperoleh pada minyak canola dari biji-bijian. Hal ini dapat mencegah timbunan kolesterol dan trigliserida berlebih penyebab timbulnya berbagai penyakit.
- Sedikit garam dan penyedap
Pelaku diet Okinawa dianjurkan untuk tak berlebihan mengonsumsi garam. Disarankan pemakaian garam rata-rata hanya tiga sendok teh sehari.
- Hindari makanan olahan
Hindari mengonsumsi camilan yang berlemak serta mengandung kadar garam dan penyedap rasa tinggi. Sebagai gantinya, pilihlah camilan yang aman, seperti buah, sereal, atau roti gandum. Sedapat mungkin tidak mengonsumsi makanan olahan yang dibuat dengan penambahan bahan-bahan kimia.
- Berhenti sebelum kenyang
Makan hingga perut terasa penuh, bahkan sampai menyebabkan tak dapat bergerak karena kekenyangan sangat tidak disarankan diet Okinawa . Makan dan minumlah hingga 80 persen kenyang. Prinsip itulah yang menyebabkan mereka memiliki tubuh langsing, sehat, bugar, dan awet muda.
- Sering dan sedikit
Mereka menerapkan pola makan yang sering, tapi dengan porsi terbatas. Pola makan laki-laki 10-13 kali dan perempuan 7-10 kali setiap hari dengan takaran 150-200 cc untuk sekali makan.
- Aktivitas fisik
Diet Okinawa mengharuskan setiap pelakunya banyak melakukan aktivitas fisik, di antaranya bersepeda dan jalan kaki.
- Jauh dari stres
Rendahnya tingkat stres menjadi faktor penting tingginya kualitas kesehatan penduduk Okinawa . Kehidupan mereka sangat damai dan tenang. Piknik, bercengkerama dengan teman-teman, dan melakukan kegiatan ringan yang menyenangkan diyakini dapat menghindari seseorang dari stres. Tertarik mencoba?
Ah, mengapa pula Anda harus bermusuhan dengan sayuran ? Apa betul karena katanya rasanya hambar, pahit dan tidak mengundang selera. Tapi kalau Anda termasuk orang yang tidak anti sayuran, bersyukurlah ! Soalnya, berbagai penelitian membuktikan bahwa sayuran mengandung senyawa jitu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi Anda dari penyakit dan ’memerangi’ kegemukan. Lebih jauh lagi, phytochemicals, zat yang hanya dapat ditemui pada sayur dan buah, ampuh menurunkankan risiko penyakit kronis dan kanker.
Kebiasaan makan sayur memang tidak datang secara alamiah pada setiap orang. Apalagi, seperti diungkap dr. Leane Manurung, MSc, dokter ahli gizi, rasa asli sayuran memang tidak seenak daging, "Kalau tidak dimasak dengan bumbu atau saus yang enak, rasa sayur memang kurang menggiurkan," ungkapnya. Selain itu, banyak orang yang tidak suka makan sayur karena hal itu tidak dibiasakan sedari kecil. "Kebanyakan anak yang tidak suka makan sayur adalah yang ibunya bekerja atau tidak telaten ’meladeni’ anaknya," ujar Leane. Para peneliti dari National Cancer Institute, AS, bahkan menemukan bahwa hanya 20% anak-anak yang makan buah dan sayur dalam porsi cukup setiap harinya. Dan 25% dari jenis sayur yang dimakan oleh mereka adalah trench fries Jika Anda termasuk orang yang malas atau bahkan kurang suka makan sayur, mungkin sedikit siasat ini bisa membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan asupan sayuran setiap harinya. Tak ada salahnya, kan, mencoba!
Temukan yang Anda suka
Untung kita tinggal di negeri tropis yang kaya akan aneka tumbuhan. Ya, Anda dengan mudah dapat menemukan jenis sayuran yang disukai. Untuk mendapatkannya Anda perlu membangkitkan rasa penasaran dan jiwa petualang Anda. Dan yang paling penting adalah kemauan untuk bereksperimen. Termasuk bereksperimen akan metode pengolahannya. Sebab sayuran yang diolah dengan cara direbus, ditumis, dimasak dengan microwave atau dimakan mentah akan memberikan rasa dan tekstur yang berbeda. "Kalau di luar negeri, sayuran mungkin cuma dibuat salad saja," ujar Leane.
Cara mengolah yang benar tetap harus diperhatikan. Misalnya, sayur harus dimasak dalam waktu cepat, seperti yang kerap Anda lihat di restoran-restoran Chinese Food. "Jika dimasak dengan cepat, warna sayur akan tetap hijau. Lagipula bila terlalu lama, kandungan vitamin dan mineralnya akan berkurang," jelasnya.
Salad atau Gado-gado
Anda bisa memasukkan sayur apapun yang Anda suka ke dalam salad, seperti selada, tomat, bit, jagung, paprika, wortel, bawang bombay dan lainnya. Selain sayur,
Mengapa perlu makan sayur?
Ada tiga proses yang terjadi di dalam tubuh, yaitu pembakaran (tenaga), pembangunan (pertumbuhan) dan pengaturan. Untuk mendapatkan tenaga, tubuh memerlukan hidrat arang, lemak dan protein. Sedangkan untuk tumbuh dan berkembang diperlukan protein dan air. Dan untuk mengatur supaya semua proses ini terjadi harus ada vitamin dan mineral yang didapat dari sayur dan buah. "Itulah menga-pe sayur sangat penting bagi tubuh, karena ada zat-zat tertentu yang hanya bisa diperoleh lewat sayur. Pada daging juga terdapat vitamin dan mineral, namun jumlahnya hanya sedikit," ujar Leane.
Menurut David Heber Ph.D., pengarang buku What Color is You Diet! di dunia ini terdapat kurang lebih 25.000 jenis phytochemicals, dan masing-masing memainkan fungsi khusus pada sel untuk membantu mencegah berbagai penyakit seperti diabetes, kanker, jantung, kebutaan akibat pertambahan usia dan alzheimer. Walaupun masih belum ada ketentuan berapa banyak jumlah phytochemicals yang Sebaiknya dikonsumsi setiap hari, Heber mengatakan bahwa semakin banyak semakin baik. "Anda tidak harus menjadi vegetarian, tapi Sebaiknya perbanyak asupan sayuran, buah-buahan, polong-polongan, gandum, kacang-kacangan dan biji-bijian dalam menu makan Anda," ujarnya.
Makan banyak sayuran dan buah-buahan juga merupakan cara ideal untuk menurunkan berat badan secara natural. Selain rendah kalori dan rendah lemak, serat dalam sayuran bisa mengenyangkan perut. Sayuran juga membuat kerja peristaltik usus lebih baik, sehingga memudahkan buang air besar.
Perlu diketahui bahwa masing-masing jenis sayuran memiliki kandungan vitamin, mineral dan serat yang berbeda. "Umumnya makin hijau warna sayur, makin banyak jumlah vitamin dan mineralnya," kata Leane. Ada juga sayuran yang banyak mengandung gas, seperti tauge, kol dan batang dari sawi. Jenis sayuran ini bisa membuat perut menjadi kembung.
Pastikan Anda memperhatikan soal warna. "Masing-masing warna memiliki substansi perlidungan yang berbeda dan senyawa yang berbeda pula,"ungkap Heber. Contohnya tycopene yang dipercaya mampu melindungi tubuh dari tumor, kanker paru dan prostat serta memperlambat penuaan kulit, berhubungan dengan warna merah dan dapat ditemukan pada tomat, semangka, anggur merah. Beta karoten, yang dapat melindungi dari kanker, terdapat pada buah dan sayur yang berwarna kuning-oranye, seperti ubi merah, wortel, aprikot, labu parang dan cantaloupe. Sedangkan lutein, yang ditemukan pada alpukat dan sayuran hijau, dapat menurunkan risiko stroke, penyakit jantung dan kardiovaskular serta kanker prostat.
Salad juga enak jika dicampur dengan daging asap, ikan tuna, udang, cumi atau daging ayam. Dressingnya pun bermacam-macam, mulai dari mayonaise, thousand island atau bisa juga ditambahkan keju. Kalau Anda kurang suka salad, gado-gado atau karedok bisa menjadi alternatif yang baik. Seperti salad, di dalam gado-gado maupun karedok terdapat beberapa macam sayuran dengan dressing bumbu kacang.
Ikan dengan menarik
Cara penyajian dan pengolahan yang menarik dapat mem-bantu Anda menyingkirkan rasa enggan makan sayur. Tidak perlu kan mengkonsumsi sayur secara mentah-mentah atau menaruh setumpuk sayuran utuh di dalam piring makan Anda. Agar lebih nikmat cobalah dimasak menjadi sup, pizza, pastel atau lasagna. Dengan memotongnya menjadi ukur-an yang lebih kecil atau dicampur dengan bahan makanan lain, sayur tersebut akan lebih enak dilihat. Lagipula saat makan sup, Anda tidak akan merasakan rasa dan aroma dari masing-masing sayur. Atau seperti dalam pastel atau lasagna, Anda tak perlu melihat langsung sayuran karena tertutup adonan yang membalutnya.
Mengurangi lemak sangat penting bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, namuan demikian asupan gula juga perlu diperhatikan.
- Kebanyakan gula dalam pola makan kita ’tersembunyi’ dalam makanan olahan seperti soft drink, sirop. mlnuman buah, buah kaleng dengan sirup, biskuit, cake, selai, saus, es krim, jelly dan sereal sarapan.
Tentu saja Anda boleh menikmati makanan-makanan ini dalam jumlah yang sedang, namun bila ingin serius mengontrol berat tubuh, carilah alternatifnya yang berlabel ’low joule’, ’diet’.’bebas gula’. Jangan mengganti makanan bergula tinggi dengan makanan fast food berlemak tinggi yang bahkan lebih tinggi kalorinya.
- Pemanis rendah kalori/pengganti gula memudahkan Anda untuk mengurangi gula yang dibubuhi dalam minuman atau dessert.
- Tubuh dapat memperoleh cukup gula untuk kebutuhannya dari makanan yang kaya akan karbohidrat seperti roti, nasi, spageti dan pasta lainnya, kentang, jagung, buah, sayur, buncis, kacang, biji-bijian, dan laktosa di dalam susu.
Jumlah gula dalam beberapa jenis makanan (dalam ukuran sendok teh)
Soft drink (cola, limun, dll.) dalam kaleng 375 ml 10
Minuman anggur, 1 gelas 250 ml....... 5
Susu bercita rasa, dalam kotak 300 ml 6
Coklat. 5Og 7
Jelly, biasa, 1/2 cangklr 4
Buah kaleng dalam sirup 3
Saus tomat, 1 sendok makan 1
Coco Pops, Froot Lops. 1 cangkir 30g 2
Biskuit Krim .. 2